Gara-gara ayat-ayat cinta dan ust Habib

31 Maret 2008 at 8:15 am (Sosial)

Ba’da isya (30 April 08)dengan mata ngantuk, Berbekal informasi tempat pelaksaannya berada paling barat di lingkungan, berdua bersama akhi Kasmijan kami melangkah menuju salah satu rumah penduduk. Melewati rumah bapak dokter Nurcholis dengan ditemani suara binatang malam melewati jalan yang gelap. Lima menit kemudian sampailah kami di rumah shohibul bait. Beberapa orang sudah hadir. Setelah salaman dengan beberapa hadirin, akhirnya kami duduk memilih tempat yang ada sandarannya, maklum sama-sama ngantuk semua.
oleh pembawa acara, acarapun dimulai. Susunan acara dibacakan, dengan alis mata naik-turun menahan kantuk kudengar susunan acar seperti ini
1. Pembukaan
2. Pembacaan Barzanzi
3. Pembacaan Tahlil
4. Pembacaan Surat Yasin
5. Sambutan Ketua RT
6. Rapat
7. Penutup
baru kali mengikuti rapat RT yang begitu banyak agendanya, biasanya hanya pembukaan, tahlil, sambutan terus rapat dan penutup.
Akhirnya selesai juga acara utama, yaitu penutup. hehe. hal ini terjadi karena kami berdua benar-benar ngantuk (berat). Kami salami para hadirin dan ketika bersalaman dengan pak H. sokhib (tokoh RT), kami dihentikan. wah jadi artis selama 1.5 jam, sambutan masyarakat atas suksesnya film ayat-ayat cinta membuat mereka bangga karena lingkungan mereka ada ustad yang terkenal dan bergerak untuk dakwah islam. Sambutan yang hangat mereka berikan, senyum khas warga patemon merekah di wajah mereka. Beberapa nasehat mereka berikan berkaitan dengan bagaimana bersosialisasi dengan masyarakat patemon., cerita-cerita perjuangan mereka mencari ilmu (menambah semangat belajar nih) tak lupa mereka sampaikan.
Pukul 10.50an akhirnya (mungkin karena melihat kami yang ngantuk) pak shokib mengatakan, “sebelumnya mohon maaf, saya tahu sebenarnya njenengan tadi mau pamit tapi rikuh untuk bicara (hehe tahu juga) dan besok insyaAllah kami akan silaturahmi ke Basmala”
“Wah kok malah kebalik to pak, seharusnya kami yang muda-muad yang silaturahmi (malu kami, orang tua kok silaturahmi ke anak muda sedangkan kami nggak melakukannya)”

& Komentar

  1. realylife berkata,

    semoga bukan semuanya ya yang kebalik

  2. alfin berkata,

    pertamax
    keduax
    ketigax…
    thanks…

  3. diorockout berkata,

    jadi pengen nonton lagi ^^

  4. kucingkeren berkata,

    salut, meski ngantuk masih rajin dan tuntas mengikuti ‘rapat RT’ itu…

  5. Martono / Abuzaki berkata,

    Kira’ain kisah ayat-ayat cintanya yang di film. Bagus juga lho untuk ditontong. Menggambarkan kisah remaja islam yang sebenarnya. Nggak kaya di sinetron, yang lelebih dominan mudhorotnya. Salam kenal.

  6. eskaku berkata,

    to all, ya masalahnya amanah ust tuk berangkat. santri basmala aja blom pada nonton aslinya. Masalahnya gak dapat copiannya

  7. aRuL berkata,

    wah santri atau guru di pesantren basmala nih?

  8. eskaku berkata,

    ->aRuL = Masih nyantri kok, tapi juga …

  9. antown berkata,

    kasian nih…capek banget kebanyakan agenda. hehehe….
    minum vitamin ya mas

  10. RhyzQ berkata,

    males baca ah, udah pernah nonton soalnya. :mgreen:

  11. achoey sang khilaf berkata,

    panjang juga ya acaranya. :)

    Said => wah emang panjang banget

  12. wiwite berkata,

    wah mending acaranya di preemomory… biar cepet pulang bisa tidur … :D

    Said =>Pengennye seeh gitu

  13. Rizki on benbego berkata,

    sabar aja deh. berkah…berkah :D

    Said => ya sabar wong acaranya enak, hehe

  14. hanggadamai berkata,

    btw ga ada acara makan2nya ya??
    *maklum lage laper* :mrgreen:

  15. tehaha berkata,

    saya malah belum nonton mas..
    salam,

  16. myviolet berkata,

    manusia memang selalu khilaf…
    tanya kang achoy deh kalo gak percaya..

  17. faridatus berkata,

    assalamualaikum…..
    sblmnya aku mnta maaf karna trus terang aja aku ga’ tahu tulisanku ini bner apa salah, aku mau ikut gabung and….ikut kenalan, boleh kan? kalau komentarnya masih blm ada.

  18. Muhammad berkata,

    Kang said, kapan maen lagi ke Baslama ne…

Tulis sebuah Komentar